E-learning sebagai Peran Teknologi Informasi
Dunia pendidikan di Indonesia semakin mengalami perkembangan yang signifikan. Perkembangan ini terlihat dari semakin beragamnya metode pembelajaran yang digunakan. Metode yang digunakan banyak memanfaatkan berbagai media untuk meningkatkan kualitas hasil pembelajaran.
Bentuk perkembangan teknologi informasi yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran adalah menggunakan e-learning. E-learning merupakan inovasi yang dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran, tidak hanya dalam penyampaian materi pembelajaran tetapi juga perubahan dalam kemampuan berbagai kompetensi peserta didik.
E-learning adalah teknologi informasi dan komunikasi untuk mengaktifkan siswa untuk belajar kapanpun dan dimanapun (Dahiya,2012). Pembelajaran elektronik atau e-learning telah dimulai pada tahun 1970-an (Waller and Wilson, 2001). E-learning dapat didefinisikan sebagai sebuah bentuk teknologi informasi yang diterapkan di bidang pendidikan berupa website yang dapat diakses di mana saja.
E-learning juga memiliki beberapa manfaat, antara lain:
- Pengalaman belajar yang lebih praktis dan menyenangkan
- Pendekatan yang lebih personal ke setiap siswa
- Performa siswa dapat dimonitor dengan lebih mudah
- Menghemat biaya pembelajaran
- Database siswa yang terpusat
- Meningkatkan kadar interaksi pembelajaran antara peserta dengan pengajar atau instruktur
- Memungkinkan terjadinya interaksi pembelajaran dari mana dan kapan saja
- Menjangkau peserta dalam cakupan yang luas
- Mempermudah penyempurnaan dan penyimpanan materi pembelajaran
Model pembelajaran e-learning terdiri dari beberapa sintaks, antara lain:
- Mempelajari materi melalui file yang disediakan oleh pendidik
- Memperdalam materi melalui tutorial online dan tutorial tatapmuka
- Mempraktekkan/Menerapkan melalui kegiatan praktek live dan mengerjakan tugas
- Mengukur penguasaan melalui kuis dan test akhir
Komentar
Posting Komentar